Review Film – Jason Bourne

Halo. Meskipun udah ngantuk, kayaknya malem Sabtu gini tetep enak ditemenin sama susu panas, sedikit musik jazz, dan laptop. Yah, itung itung paksain buat nulis sedikit di blog aja. Kasian jarang di update, padahal baru buat. Untung gratis. Hehe.

Kali ini gua ingin mereview film Hollywood terbaru, yaitu Jason Bourne.

Yap, bener. Jadi kebetulan hari ini adalah hari pertama film ini rilis. Mumpung libur sikat aja, karena masih sepi juga.

Oke, back to the topic. Jadi Jason Bourne ini adalah instalasi kelima dari seri film Bourne. Mungkin beberapa dari kalian udah nonton film sebelumnya. Tapi buat yang belom nonton, nih gua kasih penjelasan singkat.

Jadi, intinya dari keempat seri film Bourne ini adalah seorang pemuda biasa yang kemudian masuk dalam sebuah program militer yang menghasilkan tentara super. Nah, dalam prosesnya menjadi tentara super ini, pemuda ini ingatannya dihapus. Hal ini bertujuan agar dia mematuhi semua perintah tanpa diganggu sisi emosionalnya seperti prajurit biasa. Ya istilahnya biar kayak robot gitu. Tapi dalam prosesnya, dia pun sedikit demi sedikit ingat masa lalunya. Dari situ dia selalu berusaha mencari jati dirinya dan masa lalunya.

Paham kan? Paham dong. Tapi kalo belom paham, coba nonton film film sebelumnya dulu aja.

Oke, lanjut ke review untuk film ini. Gua gak akan ceritain plotnya lagi, karena takut jatuhnya malah spoiler. Tulisan ini akan lebih fokus ke pendapat pribadi gua buat film dan franchise ini secara keseluruhan.

This movie showed again the badassery of Jason Bourne that we all miss, in high definition.

Jason Bourne adalah definisi sesungguhnya dari badass. Ini karena dia adalah apa yang ada di bayangan orang ketika menyebut tentara super.

Kalo ada dunia fantasi yang bisa naruh Jason Bourne, James Bond, dan Ethan Hunt dalam satu ruangan terus bunuh bunuhan sampe mati, gua yakin pasti ruangannya bau pesing. James Bond sama Ethan Hunt udah kencing di celana duluan.

Lalu, gua juga suka dengan tense film nya. Dari segi cerita sih gak ada yang bombastis ataupun plot twist. Standar hollywood gitu. Tapi tetep aja ada scene yang bisa ngasih gua seat-gripping thrill moment pas scene berantemnya. Car chasing di akhir film juga gua nilai cukup memuaskan.

Tommy Lee Jones seperti biasa, berhasil nunjukin pengalamannya di dunia akting. Alicia Vikander is OK.

Matt Damon IS Jason Bourne.


Kesimpulan : Film ini sangat recommended untuk ngisi waktu weekend. Untuk yang belom nonton sebelumnya dan have no idea at all tentang gimana film sebelumnya, gua saranin untuk nonton yang sebelum2nya. Supaya lebih nyambung dan langsung paham filmnya.

PS : Buat yang mau bawa anak kecil, adegan ‘dewasa’nya memang gak ada. Tapi, film ini emang dasarnya bakal banyak adegan berantemnya. Violence from the start. Bahkan diratingnya pun D (17+). So, think again!

 

Published by

evanfabio

An occasional blogger. Student at Industrial Engineering Universitas Gadjah Mada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s