Menggunakan Instagram untuk Perkembangan Diri

Menurut sebuah riset yang dilakukan TIME ini, Instagram dinobatkan sebagai media sosial yang punya dampak paling buruk bagi kesehatan jiwa. Menurut survey pada 1500  remaja dan young adult, Instagram seringkali diasosiasikan dengan level kecemasan yang tinggi, depresi, bullying, dan FOMO atau “fear of missing out“.

Ini riset yang unik, thought-provoking, dan mungkin kontroversial karena penyebabnya macam-macam. Banyak orang yang stress karena mereka terus-menerus melihat teman mereka berlibur dan bersenang-senang. Karena value proposition Instagram ada pada konten visualnya, hal ini seolah tidak mungkin dihindari. Otak manusia memproses gambar 60.000 kali lebih cepat dari tulisan.

Hal ini diperparah dengan sifat alami otak manusia yang sudah terprogram untuk membanding-bandingkan kehidupan mereka dengan kehidupan orang. Instagram ini bisa diibaratkan seperti obat yang menstimulasi otak manusia agar mereka lebih sering membandingkan dirinya dengan orang lain.

Yang timbul dari keadaan ini adalah selalu merasa tidak cukup dan berkecil diri karena apa yang dimilikinya tidak sesuai dengan yang dimiliki orang lain.

wp1850722

Namun di satu sisi riset ini tidak sepenuhnya benar.

Meskipun semakin banyak orang berpendapat kalau Instagram punya dampak yang buruk, nyatanya jumlah orang yang menopang hidupnya dengan aktivitas di media sosial itu malah makin banyak.

Ini belum menyebutkan fakta bahwa banyak institusi dan public figure yang terkenal dan mempunyai pengaruh turut memiliki Instagram. Maka pertanyaan utamanya sebenarnya hanya satu:

Bagaimana cara kita menggunakan Instagram agar medsos ini bermanfaat, ketimbang meninggalkannya dengan alibi bahwa Instagram menganggu kesehatan jiwa?

Topik inilah yang akan saya coba jawab meskipun tentu ini tidak applicable ke semua pihak. Ambil lah yang menurut anda baik dan buang yang kurang sesuai. Here we go…

 

1. Perbaiki mindset

78771-100-best-life-status-for-whatsapp-in-english-03

Mungkin dari semua faktor, inilah yang paling krusial. Perbaiki mindset yang negatif dan counterproductive ketika ingin ber-Instagram ria. Contoh mindset yang kurang tepat dan bagaimana seharusnya:

Salah: “Hidupnya keliatan lebih asik dari hidupku”
Tepat: “Kira-kira aku harus kerja seberapa keras ya supaya bisa hidup kayak dia?”

Salah: “Pamer banget hidupnya mewah mentang-mentang punya segalanya”
Tepat: “Wah bagus tuh. Mungkin dia udah kerja keras sampe jadi sekarang.”

Salah: “Duh, minder ya dia berprestasi dan udah melancong kemana-mana.”
Tepat: “Oke. Kalo dia bisa, aku pasti juga bisa. Semangat terus biar jadi kayak dia!”

Salah: “Wow, PDA banget sama pacarnya. Apa apa di-post di media sosial. Norak.”
Tepat: “Fair. Itu akunnya dia dan mungkin dia dan pacarnya baru aja mengalami hal yang berat. They (may) actually deserve those happiness. Biarin aja deh selama dia gak gangguin orang lain.”

Dan lain-lain. Tidak usah terlalu banyak menggunjing ataupun selalu merasa kecil, minder, dll. Buat yang minder dan kecil, mungkin bagi kalian itu adalah bentuk rasa rendah hati dan tidak sombong. Tapi hati-hati, sesuatu hal yang kalian beritahu ke diri sendiri itu lama-lama bisa jadi kenyataan lho.

Ketika menyangkut tentang diri sendiri dan membandingkan diri anda dengan orang lain, bagi saya sangat penting untuk merasa setara dan kompetitif. Kalau mereka bisa, saya juga bisa. Kalau buat saya sendiri, inilah alasan utama mengapa saya jarang merasa minder dan negative thinking.

Ketika kita melihat kehebatan seseorang, hal yang pertama muncul di kepala kita seharusnya adalah memikirkan bagaimana kita bisa menuju ke level itu. Alih-alih minder, semangat kita seharusnya malah membara..

 

2. Follow the right account

28026_hd

Kalau misalnya kalian merasa melakukan langkah pertama itu sulit, oke fine. Kenyataannya tidak semua orang bisa mengubah toxic mindset yang udah menjamur bertahun-tahun itu. Berarti cara selanjutnya adalah: follow the right account.

Ketika anda mem-follow seorang selebgram maka konten yang diterima otak anda tentu adalah kesehariannya. Anda jadi tahu si selebgram ini sarapan pakai apa, nama anjingnya siapa, dan nama pembantunya siapa. Kalau ini menghibur anda, go for it. Ikutilah apa yang jadi interests anda.

Bagi saya pribadi, saya suka follow akun yang secara rutin memberikan konten terkait teknologi, bisnis, ekonomi, finansial, maupun motivasi sehari-hari. Akun berita tentang bisnis dan ekonomi gunanya agar saya tetap up to date meskipun Instagram bukan go-to source saya ketika ingin mengetahui berita.

Untuk akun motivasi, saya juga perlu karena menurut saya motivasi itu kayak obat. Harus dicekokin setiap hari, 3 kali dalam 24 jam supaya efeknya tetap nendang dan berkepanjangan. Motivasi itu kan emang punya sifat nendangnya cuma di awal terus lama kelamaan hilang.

Untuk aspek pengembangan diri, ini adalah 5 akun favorit yang saya rekomendasikan ke teman-teman sekalian. Go check!

  1. @jouska.id sering memberikan cerita dan tips finansial. Yang bagus dari akun ini adalah cara penyampaiannya yang ramah dan bisa diterima. Props!
  2. @farokh adalah seorang social media influencer dari Canada yang punya bisnis blogging. Salah satu inspirasi saya karena ia selalu menyebarkan konten positif dan motivasi
  3. @bloombergbusinessweek  perfect untuk tetep up to date dengan perkembangan zaman dan berita-berita terkini seputar bisnis, ekonomi, dan pasar
  4. @humansofny pasti tau dong Humans of New York by Brandon? Dulu awalnya saya tidak terlalu suka, tetapi setelah lama menulis jadi tahu bagaimana konsep storytelling itu bisa menyampaikan nilai dengan cara yang membekas
  5. @imanusman adalah Co-Founder dari Ruang Guru. Kenapa saya rekomendasikan dia? Karena ia sering berkomunikasi dengan followers nya, terutama dalam hal sharing pengalamannya ketika sedang berbicara di luar negeri atau pun sekedar pengalaman hidup. Dari Mas Iman, aya belajar banyak tentang arti komitmen pada suatu tujuan  yang lebih besar dari diri kita sendiri. Go follow him!
  6. @bizztalks karena akun ini suka berbagi konten dan insight berharga dan dikemas dengan bahasa yang ringan. Udah gitu, adminnya tampan lagi 🙂 *shameless promotion*

Itu hanya rekomendasi ya. Selebihnya, anda bisa ikuti akun yang menurut anda bermanfaat atau sesuai dengan interest anda. Jelas tidak ada yang salah dengan follow selebgram, malah kadang ini penting untuk menyeimbangkan beban pikiran kita. Kalau saya sendiri, saya follow motovlogger dan akun tentang moge karena saya bermimpi punya moge suatu saat nanti.

Jadi saya tidak pernah bilang hanya boleh follow akun yang bikin pinter loh ya. Seimbangkan ajaa pokoknya sesuai dengan porsi masing-masing.

Tips: lakukanlah sedikit riset untuk mencari figur mana yang paling cocok untuk anda. Karena rata-rata pengguna bisa menghabiskan waktu berjam-jam membuka Instagram dalam sehari, akun yang anda follow bisa membantu atau menghancurkan proses perkembangan diri anda.

Be wise and visionary upon what you desire!

 

3. Unfollow (or don’t follow) the wrong one

goodbye-wallpaper-with-quote.jpg

Kalau tadi sudah membahas panjang-panjang tentang pentingnya follow akun yang tepat, disini saya ingin menekankan hal yang tidak kalah pentingnya: unfollow atau jangan follow akun yang tidak tepat untuk anda. Memang kelihatannya sepele, tapi dampaknya luar biasa kalau diteruskan.

Contohnya saya sendiri. Saya tidak follow akun lambe lambe karena bagi saya sendiri gak ada nilai tambahnya sama sekali. Makin pinter enggak, kaya enggak, hati puas juga enggak. Tapi kalau menurut anda akun lambe itu bikin hati anda tenang gak penasaran dan malah produktivitas anda meningkat, ya silahkan saja.

Saya juga gak follow selebgram kecuali Arief Muhammad. (Alasan saya follow dia? Saya terkesan dengan persistence nya dia dalam membangun social media presence dan bisnisnya. Di umur yang begitu muda, Bang Arip (sapaan akrabnya) mampu membeli rumah yang tergolong mewah. Panutan.)

Setelah menggunakan Instagram selama 5 tahun, saya sekarang sudah bisa menahan diri untuk tidak follow akun yang gak penting dan malah menganggu perkembangan diri saya.

Tips: rajin-rajinlah anda meng-‘audit’ following anda dan anda seleksi akun mana yang sudah tidak anda inginkan lagi. Ini cukup sering saya lakukan karena saya selalu ingin memperbaiki kualitas dari timeline saya.

Peraturannya adalah jikalau akun itu counterproductive terhadap kesuksesan anda, bukan teman, tidak bikin anda senang dan rileks, atau do nothing (tidak positif namun tidak juga negatif), sebaiknya anda unfollow saja.

 

4. Jangan sering-sering buka Instagram

3024306-poster-p-1-why-this-startup-made-their-salaries-radically-transparent

Yap… Sejatinya cara ampuh lainnya untuk main Instagram secara sehat adalah jangan sering-sering buka Instagram. Malah kontradiktif sih, tapi sepengalaman saya memang ini ada benarnya juga.

Kecuali bisnis dan passion anda nangkring di medsos ini, saya menduga anda buka Instagram hanya sekedar up to date saja dengan perkembangan circle anda atau dunia sekitar.

Sekali-sekali memang boleh misal setelah anda belajar atau bekerja, namun terlalu sering buang-buang waktu di platform ini rawan membuat anda procrastinating dan akhirnya anda kehilangan beberapa jam yang seharusnya bisa anda gunakan untuk kegiatan bermanfaat.

Tidak sering-sering buka platform ini adalah cara untuk mengurangi ketergantungan anda sendiri. Tidak harus di uninstall, cukup dikurangi saja jangan sampai ketergantungan. Dengan frekuensi penggunaan yang berkurang, otomatis waktu anda akan lebih banyak dihabiskan melakukan sesuatu yang konkrit di dunia nyata.

Sometimes, less is more.

 

Kesimpulan

Jadikan Instagram sebagai komplementer perkembangan diri anda, bukan dunia anda. Ambil yang baik dan buang yang buruk. Tentukan alasan anda menggunakan Instagram. Bagi saya, alasan utama itu adalah mencari sumber inspirasi dan  motivasi agar saya dapat bekerja lebih keras. Bagaimana dengan anda?

Selalu tanamkan mindset yang benar ketika membuka Instagram. Alih-alih nyinyir dan tersinggung, termotivasi lah. Daripada berprasangka buruk, berprasangka baik lah. Kalau anda bisa terinspirasi dari seseorang yang pamer kehidupannya, mengapa harus rendah diri dan merasa “not good enough“?

Ingat juga untuk mencari akun yang bagus untuk di follow. You are who you follow. Kuncinya ada pada melakukan riset kecil-kecilan dan mengambil konten positifnya. Jangan lupa untuk unfollow akun yang toxic bagi growth anda. Tipsnya ada pada terus menerus ‘audit’ daftar following anda dan menseleksi akun yang gak penting dan counterproductive. Jangan. Males.

Terakhir, jangan sering-sering buka Instagram. Cukup jadikan platform ini untuk berkomunikasi dan sekedar mengecek lingkaran sosial anda. Harus belajar menahan diri dan meluangkan waktu waktu itu untuk hal yang konkrit di dunia nyata. Tapi kalau malah Instagram ini bisa jadi tempat belajar juga ya malah bagus.

Contohnya kalau anda follow akun @bizztalks dimana di akun ini ada banyak update tentang pembahasan fenomena bisnis dan dunia secara terperinci yang dibagikan secara gratis. Kalau begini, bolehlah anda menghabiskan waktu yang lama di Instagram 😀


 

Kalian ada yang punya pendapat lain tentang bagaimana cara memanfaatkan Instagram?

Published by

evanfabio

An occasional blogger. Student at Industrial Engineering Universitas Gadjah Mada.

One thought on “Menggunakan Instagram untuk Perkembangan Diri”

  1. Bagus-bagus banget tulisanya mas👍 sangat bermanfaat, tapi saya main instagram sudah menjadi habit, malah jadi suatu pencapaian karena termotivasi untuk jadi influencer yang good vibes only😁 mau gak mau saya harus sering buka, tapi karena ada tulisan mas evan saya jadi paham mula-mula kita harus merubah mindset saat membuka ig supaya gak kejadian yang namanya negative thingking, iri, dan minder😃

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s