Be Like Cristiano Ronaldo, not Lionel Messi

The date was 13rd January 2014.

That was the night when for the first time in 4 years, Cristiano Ronaldo managed to snatch the golden trophy from the loving arm of Lionel Messi.

But Ronaldo would be the first to tell you that it was anything but easy. You can even tell from the looks of his eyes. Teary and weary. It was an emotional night for the Portuguese given the background of losing on the football’s Oscar 4 years in a row.

He cried because he was the only person who knew exactly what he had to go through to be in that position. Continue reading Be Like Cristiano Ronaldo, not Lionel Messi

Tentang Menghargai Freelancer

Disclaimer: Apa yang saya sampaikan murni pandangan dan pengalaman saya pribadi. Saya sama sekali tidak menggeneralisir semua perekrut karena memang tidak semuanya seperti ini.


2 bulan yang lalu saya sempat menulis di The Jakarta Post tentang bagaimana digitalisasi mengenalkan sebuah tren baru yang bernama Gig Economy. Anda dapat membaca versi lengkapnya di sini. Dalam ulasan di internet, Gig Economy didefisinikan sebagai keadaan dimana pattern dunia kerja mulai sedikit demi sedikit didominasi pekerja dengan kontrak jangka pendek ketimbang jangka panjang. Continue reading Tentang Menghargai Freelancer

Terima Kasih 2017, Kamu Keren..

Kalau di posting-an sebelumnya selalu memakai kata “saya” dalam menulis, pada edisi pergantian tahun posting-an sepertinya blog ini bakalan didominasi dengan kata “gue”. Gue merasa akhir tahun itu adalah waktu personal bagi siapapun yang ingin menjadi yang lebih baik di setahun kedepan. Supaya nuansa personal development nya keluar, gue pengen tulisan ini terasa lebih personal, hidup, dan sangat menggambarkan pikiran pribadi. Itulah kenapa gue memilih menulis menggunakan kata “gue”.

Continue reading Terima Kasih 2017, Kamu Keren..

Apresiasi Untuk Orangtua

Tujuh bulan blog ini udah terbit, dan ada begitu banyak hal yang sudah gue bahas dan posting. Mulai dari politik, mimpi-mimpi yang tetap hidup, review film, dan pandangan gue terhadap sebuah topik.

Tapi gue melupakan sesuatu yang penting.

“Kalau gue tidak dilahirkan dengan orang tua gue yang sekarang, kira-kira apakah gue masih jadi Evan yang pengen selalu tau dan keras kepala?”

Continue reading Apresiasi Untuk Orangtua