2016, You rock!

I was born and raised in Jakarta. As Jakarta citizen, I consider myself as a privileged who don’t need to worry about life other than trying to avoid eating dirts and open a drug cartel down the alley during my teenage years. Having said that, it is human nature to get soft and comfortable when everything seems to go their way.

Whenever a stranger or an acquintance asks me what I want to be someday, I answer that I want to be a successful businessman — for that is what I have dreamed about. Being able to run my own company while also help more people will be an incalculable blessing for me. Continue reading 2016, You rock!

Tipe-Tipe Pelajar di UGM

Gue adalah tipe orang musiman. Musiman dalam artian, gue akan menggandrungi sesuatu hal secara fanatik tapi hanya beberapa saat. Kemudian gue akan hibernasi dari hal itu sampai akhirnya gua ingin melakukannya lagi.

Sama seperti yang terjadi sama blog ini. *bersihin sarang laba-laba di pojokkan*

Setelah kuliah di sini lebih dari 2 tahun, gue sudah mulai memahami dengan baik tipe tipe pelajar yang menimba ilmu di UGM. UGM yang memiliki julukan sebagai kampus kerakyatan pun bukan tanpa sebab. Mahasiswa disini background nya sangat merata dari berbagai provinsi di Indonesia.

Continue reading Tipe-Tipe Pelajar di UGM

Review Film – Suicide Squad

Gue merasa perlu nonton film ini sesegera mungkin demi menghindari orang orang sok iya yang tanpa rasa bersalah memberikan spoiler di social media. Hari ini film rilis, gue langsung meluncur ke XXI Ambarukmo Plaza.

Oiya, sebelum gue memulai review kali ini gue mau nekenin beberapa hal:
1. gue gak pernah baca komik DC atau tau alur ceritanya gimana
2. Artinya review kali ini dari POV seseorang yang gapernah baca komiknya
3. Don’t judge.

Oke, lanjut. Selama dan setelah gue nonton, ada sebuah pendapat yang muncul dari dua film yang udah keluar di DC Cinematic Universe. Continue reading Review Film – Suicide Squad

Hal Favorit di Jogjakarta

Kemarin, 1 Agustus 2016, sekitar jam 3 sore gua menginjakkan kaki di Jogja. Setelah 43 hari meninggalkan kota ini untuk bersantai santai di ibu kota, memang gak ada perubahan.

43 hari adalah waktu yang terlalu singkat untuk merasakan perubahan sebuah kota. Tetapi itu adalah waktu yang cukup untuk mengubah perasaan gua pada sebuah kota. Kenapa? Well, keep reading. Continue reading Hal Favorit di Jogjakarta

Review Film – Jason Bourne

Halo. Meskipun udah ngantuk, kayaknya malem Sabtu gini tetep enak ditemenin sama susu panas, sedikit musik jazz, dan laptop. Yah, itung itung paksain buat nulis sedikit di blog aja. Kasian jarang di update, padahal baru buat. Untung gratis. Hehe.

Kali ini gua ingin mereview film Hollywood terbaru, yaitu Jason Bourne.

Continue reading Review Film – Jason Bourne