Berinovasi Tidak Selalu Indah, Tanya Saja GoPro

Meskipun sudah berdiri sejak 2002, GoPro baru benar menunjukkan taringnya di tahun 2012 ketika mereka meluncurkan produk HERO 3+. Saat itu, GoPro sangat amat nge-hype. Gimana enggak? Bisa dibilang GoPro menciptakan pasar baru dan berkuasa di bidangnya sendiri, yaitu action camera. 

Di eranya, produk GoPro HERO 3+ ini ibarat kotoran alien yang tiba-tiba jatuh dari langit. Semua orang amazed dan penasaran ingin membeli. HERO 3+ punya kemampuan merekam gambar dengan aspek rasio 16:9, 4K UHD, dan kamera 12 MP. Fast forward, kemudian muncullah HERO 4 di tahun 2014.

Di tahun yang sama, GoPro mulai IPO (Inital Public Offering, yaitu proses awal menjual sahamnya dan berubah status menjadi perusahaan milik publik). Saham GoPro dijual per lembar sebesar $25 dan total terjual 17,8 juta lembar saham. Saat IPO, total GoPro mendapatkan suntikan dana sebesar $427 juta. Valuasi perusahaan juga mencapai $2,95 miliar. Continue reading Berinovasi Tidak Selalu Indah, Tanya Saja GoPro